Maroko Siap Hadapi Prancis, Ouahbi: “Kami Datang untuk Menjadi Juara Dunia”

Olahraga

Lhokseumawe – Tim Nasional Maroko menegaskan kesiapannya menghadapi Prancis pada laga perempat final Piala Dunia FIFA 2026 yang akan berlangsung di Gillette Stadium, Boston, Kamis (10/7) dini hari WIB. Meski berstatus sebagai tim nonunggulan, Singa Atlas datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil impresif sepanjang turnamen.

Maroko memastikan langkah ke babak delapan besar usai menyingkirkan Kanada dengan kemenangan meyakinkan 3-0 pada babak 16 besar. Sementara itu, Prancis lolos setelah mengalahkan Paraguay dengan skor tipis 1-0. Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit karena mempertemukan dua tim yang sama-sama memiliki organisasi permainan yang solid.

Sumber: SinPo.id

Pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, mengatakan timnya telah mempersiapkan strategi matang untuk menghadapi kekuatan Prancis. Ia menegaskan tidak ada kejutan khusus yang disiapkan karena para pemain sudah memahami karakter permainan lawan.

“Kami tidak menyiapkan kejutan untuk Prancis. Kami tahu harus bermain sabar dan mencari celah untuk menyakiti mereka, baik melalui serangan dari sisi sayap maupun dari tengah,” kata Ouahbi dalam konferensi pers jelang pertandingan.

Ouahbi juga mengonfirmasi bahwa Maroko dipastikan kehilangan gelandang serang Ismael Saibari yang mengalami cedera hamstring pada pertandingan sebelumnya. Meski demikian, ia berharap pemain PSV Eindhoven tersebut masih memiliki peluang tampil apabila Maroko berhasil melaju ke semifinal.

“Dia belum siap bermain, tetapi saya berharap ini bukan akhir turnamennya. Mudah-mudahan dia bisa kembali jika kami lolos ke babak berikutnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ouahbi menegaskan bahwa keberhasilan mencapai perempat final belum membuat timnya puas. Menurutnya, target Maroko sejak awal bukan sekadar mencetak sejarah, melainkan membawa pulang trofi Piala Dunia.

“Belum ada ruang untuk merasa puas atau menerima pujian. Target kami adalah menjadi juara Piala Dunia,” tegasnya.

Di kubu lawan, pelatih Prancis Didier Deschamps meminta anak asuhnya tetap fokus dan tidak meremehkan Maroko. Ia menilai pertandingan nanti merupakan tantangan baru yang tidak ada kaitannya dengan kemenangan Prancis atas Maroko pada semifinal Piala Dunia 2022.

“Dalam sepak bola tidak ada balas dendam. Apa yang terjadi di masa lalu tidak bisa diubah. Kami hanya fokus pada pertandingan yang akan dimainkan,” ujar Deschamps.

Laga Prancis kontra Maroko akan menjadi pertandingan pembuka babak perempat final Piala Dunia 2026. Pemenang pertandingan ini akan melaju ke semifinal untuk menghadapi pemenang duel antara Spanyol dan Belgia. Seluruh perhatian kini tertuju pada apakah Maroko mampu kembali menciptakan kejutan, atau Prancis berhasil mempertahankan statusnya sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia.

Penulis : Muhammad Rafly

Editor: Ahmad Zainuudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *