
Foto : Suasana Café Kohvi Sesetan ketika di malam hari.
Bali, 10 Juli 2026 – Nongkrong Coffee Shop Kohvi Sesetan di Bali semakin menjadi bagian dari gaya hidup Generasi Z di Kota Denpasar, Bali. Sejak pagi hingga malam hari, berbagai kedai kopi dipadati anak muda yang memanfaatkan tempat tersebut bukan hanya untuk menikmati minuman, tetapi juga mengerjakan tugas, bekerja secara daring, bertemu rekan, hingga membuat konten media sosial.
Fenomena ini menunjukkan bahwa coffee shop kini telah beralih fungsi menjadi ruang sosial yang mendukung aktivitas produktif sekaligus hiburan bagi kalangan muda. Tren tersebut juga sejalan dengan meningkatnya budaya ngopi dan kebutuhan Gen Z akan tempat yang nyaman, estetik, serta memiliki akses internet yang memadai.
Salah seorang mahasiswa asal Denpasar, Kadek Dwi Pratama (21), mengaku hampir setiap minggu menghabiskan waktu di coffee shop bersama teman-temannya. Menurutnya, suasana yang nyaman membuat proses belajar dan berdiskusi menjadi lebih efektif dibandingkan di tempat lain.
“Kalau ada tugas kuliah atau sekadar ingin bertemu teman, kami lebih memilih coffee shop. Tempatnya nyaman, ada Wi-Fi, dan suasananya mendukung untuk belajar maupun berbincang santai,” ujarnya, Kamis di Coffee Shop Kohvi, (9/7/26).
Pendapat serupa disampaikan Ni Luh Ayu Maharani (22), seorang pekerja lepas di bidang desain grafis. Ia mengatakan coffee shop telah menjadi tempat favorit untuk menyelesaikan pekerjaan sekaligus memperluas relasi dengan sesama anak muda.
“Menurut saya, nongkrong di coffee shop sekarang bukan hanya mengikuti tren. Banyak ide muncul saat bekerja di suasana yang berbeda. Selama bisa mengatur pengeluaran dan waktu, kebiasaan ini justru memberikan manfaat,” katanya.
Pengamat gaya hidup menilai meningkatnya minat Gen Z terhadap coffee shop dipengaruhi oleh kebutuhan akan ruang yang mendukung produktivitas, interaksi sosial, dan ekspresi diri. Selain menyajikan berbagai pilihan kopi, banyak coffee shop di Bali menghadirkan desain interior yang estetik sehingga menarik perhatian generasi muda untuk berkumpul maupun membagikan pengalaman mereka di media sosial.
Meski demikian, kebiasaan nongkrong di coffee shop diharapkan tetap dilakukan secara bijak. Selain menjadi sarana bersosialisasi dan melepas penat, Generasi Z juga diingatkan agar mampu mengelola waktu dan keuangan sehingga gaya hidup tersebut tidak berubah menjadi perilaku konsumtif.
Penulis : Rahazatul Salsabila
Editor : Alvi Syahrani