
Foto : https://pin.it/I3htvUmqD
Lhokseumawe, 13 Juli 2026 – Deretan kotak kecil berwarna-warni di rak Miniso Lhokseumawe belakangan ini sering menjadi tujuan pengunjung, terutama remaja dan mahasiswa. Mereka datang bukan karena tahu isi di dalam kotak tersebut, melainkan ingin merasakan sensasi membuka blind box yang penuh kejutan. Tren ini semakin ramai di kalangan Generasi Z dan mulai menjadi salah satu hobi yang banyak digemari anak muda di Lhokseumawe.
Blind box adalah produk koleksi yang dikemas dalam kotak tertutup sehingga pembeli tidak mengetahui karakter yang akan didapat sebelum membukanya. Justru rasa penasaran itulah yang membuat banyak orang tertarik untuk mencoba. Tidak sedikit yang membeli lebih dari satu kotak karena berharap memperoleh karakter favorit atau edisi yang lebih langka.
Popularitas blind box juga tidak lepas dari media sosial. Video unboxing yang banyak beredar di TikTok dan Instagram membuat produk ini semakin dikenal. Dari yang awalnya hanya menonton konten, banyak anak muda akhirnya penasaran dan memutuskan untuk ikut mengoleksi.
Salah seorang pengunjung Miniso Lhokseumawe, Nada, mengatakan dirinya mulai mengenal blind box setelah sering melihat video para kreator konten di TikTok. Awalnya ia hanya menonton untuk mengisi waktu luang, tetapi lama-kelamaan rasa penasaran membuatnya ingin mencoba membeli.
“Awalnya cuma sering lihat video unboxing di TikTok. Lama-lama jadi penasaran dan akhirnya beli satu. Setelah dibuka ternyata seru banget karena kita benar-benar nggak tahu karakter apa yang akan didapat. Dari situ saya jadi ketagihan buat koleksi,” ujar Nada saat ditemui di Miniso Lhokseumawe, Minggu (13/7).
Menurut Nada, keseruan blind box bukan hanya karena bentuk karakternya yang lucu, tetapi juga karena sensasi saat membuka kotaknya. Perasaan penasaran sebelum melihat isi di dalamnya menjadi pengalaman yang membuat banyak orang ingin membeli lagi. Ia mengaku sudah memiliki beberapa koleksi yang dipajang di meja belajarnya.
Sesekali, ia juga bertukar karakter dengan teman-temannya jika mendapatkan figur yang sama. “Kalau dapat karakter yang sudah lama diincar rasanya puas banget. Kadang kalau dapat yang sama, biasanya ditukar sama teman yang juga koleksi blind box. Jadi bukan cuma soal koleksi, tapi juga seru karena bisa saling tukar dan cerita sama teman,” katanya.
Pengunjung lainnya, Rafa, mengaku sering menyempatkan diri melihat seri blind box terbaru saat datang ke Miniso. Menurutnya, setiap seri memiliki karakter yang unik sehingga membuat kolektor penasaran untuk melengkapinya. “Yang bikin menarik itu karena setiap buka kotak selalu ada kejutan. Kadang dapat karakter yang biasa, kadang malah dapat yang memang lagi dicari. Jadi ada rasa senang sendiri pas berhasil dapat karakter yang diinginkan,” ujar Rafa. Rafa menambahkan, media sosial punya pengaruh besar dalam membuat blind box semakin dikenal.
Banyak orang akhirnya ikut membeli setelah melihat video unboxing atau koleksi karakter yang dibagikan kreator konten. Suasana di rak blind box Miniso Lhokseumawe pun hampir selalu ramai, terutama saat akhir pekan. Pengunjung terlihat memilih seri yang ingin dibeli sambil membahas karakter favorit bersama teman-temannya. Tidak sedikit yang langsung membuka kotaknya di lokasi untuk melihat karakter yang didapat.
Bagi banyak anak muda, blind box sekarang bukan sekadar pajangan atau mainan koleksi. Hobi ini menjadi salah satu cara mengisi waktu luang, mengikuti tren yang sedang populer, sekaligus berbagi keseruan dengan teman-teman yang memiliki minat yang sama. Meski begitu, para kolektor tetap menyadari pentingnya berbelanja sesuai kemampuan agar hobi tersebut tetap menyenangkan dan tidak menjadi beban.
Penulis : Alvi Syahrani
Editor : Rahazatul Salsabila