Nasi Uduk Pecel Lele Simpang Jam, Kuliner Legendaris di Kota Lhokseumawe

Kuliner

Foto: Nasi Uduk Pecel Lele Simpang Jam

Lhokseumawe— Bagi warga Lhokseumawe dan sekitarnya, kawasan Simpang Jam bukan hanya dikenal sebagai titik pertemuan jalan yang ramai, tetapi juga sebagai salah satu pusat kuliner malam yang selalu ramai pengunjung. Salah satu yang paling banyak diburu adalah warung Nasi Uduk Pecel Lele yang menyajikan menu khas dengan cita rasa gurih dan sambal yang menggugah selera.

Nasi uduk yang disajikan di atas daun pisang ini tampil dengan penyajian sederhana namun menggoda, lengkap dengan tempe goreng, lalapan mentimun dan kol, serta sambal tomat berwarna merah menyala yang menjadi ciri khas warung ini. Tak ketinggalan, lauk utama ayam goreng dan bebek goreng yang renyah di luar namun tetap juicy di dalam, menjadikan hidangan ini favorit banyak kalangan, mulai dari anak muda hingga keluarga.

Salah satu pelanggan setia, Nabila (25), mengaku sudah menjadi langganan di warung nasi uduk tersebut. Ia menuturkan bahwa selain rasanya yang enak, warung ini juga menawarkan variasi menu yang cukup lengkap.

“Kebetulan aku langganan nasi uduk di sini, selain enak nasi uduk di sini juga banyak pilihan menu, ada cumi, udang, bebek, ayam. Tapi yang best seller ayamnya sih, enak kali, kalian wajib coba,” ujar Nabila, Minggu (12/7/26).

Menurutnya, menu ayam goreng menjadi primadona yang paling banyak dipesan pengunjung, berkat bumbu meresap dan tekstur yang pas antara kriuk dan empuk. Ditambah sambal khas yang pedas manis, membuat kombinasi rasa semakin lengkap di lidah.

Lokasi yang strategis di kawasan Simpang Jam dekat suzuya Lhokseumawe menjadi daya tarik tersendiri. Warung ini mudah dijangkau oleh warga dari berbagai penjuru Kota Lhokseumawe, baik yang sedang berjalan jalan maupun yang sengaja datang untuk menikmati santap malam.

Bagi masyarakat yang belum pernah mencoba, kuliner nasi uduk pecel lele di Simpang Jam ini bisa menjadi salah satu rekomendasi wisata kuliner malam yang patut dicicipi saat berkunjung ke Kota Lhokseumawe.

Penulis: Fitriani

Editor: Najwa Haura

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *