
Foto: Makanan Seblak Prasmanan D’Azul
LHOKSEUMAWE – Saat ini, tren makanan pedas semakin populer di Jalan Panglateh, tepatnya di samping Wisma Kuta Karang Baru, Simpang Empat, Kec. Banda Sakti, Kota Lhokseumawe,, Aceh. Salah satu tempat yang menjadi incaran anak muda, terutama yang suka pedas, adalah kedai bernama Seblak Prasmanan D’Azul.
Kedai ini selalu ramai pengunjung yang bersedia berdesak-desakan untuk menikmati secangkir kerupuk basah yang dicocol kuah rempah kencur yang membuat lidah terbakar. Kuliner Seblak prasmanan ini disajikan dengan konsep modern seperti prasmanan, di mana kamu bisa ambil sendiri sesuai dengan selera kamu. Makanan ini disukai oleh para remaja, mahasiswa, serta ibu-ibu muda di Lhokseumawe.
Kedai Seblak Prasmanan D’Azul berada di lokasi yang mudah diakses. Kedai ini selalu buka setiap hari mulai pukul 13.00 sampai 23.00 waktu setempat. Puncaknya keramaian biasanya terjadi di akhir pekan atau saat orang-orang sedang pulang dari bekerja atau kuliah.
Makanan ini menjadi viral karena menggabungkan rasa khas Sunda yang gurih, pedas, dan beraroma kencur dengan penyesuaian yang disukai oleh lidah masyarakat Aceh yang gemar bumbu yang lebih kuat. Selain itu, konsep prasmanan membuat pelanggan merasa senang karena bisa menentukan sendiri jumlah makanan dan pengeluaran yang ingin dibelanjakan.
Cara pemesanannya cukup mudah. Pengunjung datang dan langsung mengambil mangkuk, kemudian memilih lebih dari 30 jenis topping yang tersedia di meja bar, mulai dari berbagai kerupuk, makaroni, cilok, mi, hingga makanan beku seperti bakso ikan, dumpling keju, dan sosis. Setelah itu, kasir akan menghitung atau menimbang jumlah topping yang dipilih, dan pengunjung bisa memilih tingkat kepedasan sesuai dengan pilihan mereka, mulai dari Level 1 sampai Level 5.
Seorang pengunjung bernama Linda (21), yang sedang kuliah di Universitas Malikussaleh, bisa datang sampai dua kali dalam seminggu.
“Rasa kencurnya kerasa banget, terus pedasnya bukan dari cabai biasa, tapi juga pakai cabai rawit asli. Konsep pilih sendiri ini juga asik lah, jadi kita bisa sesuaikan dengan uang yang ada di dompet,” kata Linda sambil menikmati seblak pesanannya. Minggu, (21/06/26)
Harga untuk Seblak Prasmanan sangat terjangkau dan sesuai dengan budget mahasiswa. Setiap bahan topingnya dijual mulai dari harga Rp1.000 sampai Rp4.000 saja. Secara umum, para pengunjung mengeluarkan sekitar Rp25.000 untuk mendapatkan satu porsi seblak yang sangat memenuhi rasa lapar.
Penulis: Fitriani
Editor: Khaira Hayati