Duta Baca Unimal Dorong Pendidikan Berbasis Budaya Lewat Demo Memasak Kuliner Aceh

Pendidikan

Foto : Para peserta yang sedang mengikuti kegiatan

Lhokseumawe – Komunitas Duta Baca Universitas Malikussaleh (Unimal) menggelar kegiatan Demo Memasak Kuliner Aceh bertajuk “Membaca Sejarah Lewat Rasa: From Reading to Action” di lantai 3 UPT Perpustakaan Unimal, Selasa (30/6/2026). Kegiatan ini menjadi upaya mengintegrasikan literasi dengan pelestarian budaya melalui pengenalan kuliner tradisional Aceh kepada mahasiswa.


Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menghadirkan Nasa Arifin sebagai presenter bersama ibu-ibu UPT Perpustakaan Unimal yang membimbing peserta dalam membuat dua kue tradisional Aceh, yakni Boh Usen dan Pukis. Peserta tidak hanya menyaksikan proses memasak, tetapi juga terlibat langsung mulai dari mengolah adonan hingga penyajian.


Nasa Arifin mengatakan bahwa kedua kue tradisional tersebut kini mulai jarang dijumpai, bahkan hanya disajikan oleh keluarga-keluarga tertentu pada momen hari raya.
“Dalam kegiatan ini kami memperkenalkan kembali kuliner khas Aceh, yaitu Boh Usen dan Pukis, yang saat ini sudah mulai jarang dibuat masyarakat. Hanya keluarga-keluarga tertentu yang masih menyajikannya saat hari raya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi media pembelajaran yang menghubungkan literasi dengan pelestarian budaya. Menurutnya, masih banyak mahasiswa generasi Z yang belum mengenal kuliner tradisional Aceh sehingga kegiatan ini menjadi sarana untuk memperluas wawasan mereka melalui buku resep dan praktik memasak secara langsung.

“Selain itu, masih banyak mahasiswa Gen Z yang belum mengetahui kuliner khas Aceh. Karena itu, kegiatan ini menjadi media pembelajaran untuk merawat tradisi melalui literasi dengan memanfaatkan koleksi buku resep yang dimiliki UPT Perpustakaan bersama Duta Baca Unimal,” tambahnya.

Salah seorang peserta, Riska, mengaku mendapatkan pengalaman baru melalui kegiatan tersebut. Menurutnya, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dari membaca, tetapi juga belajar secara langsung melalui praktik.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan menyenangkan karena kami tidak hanya belajar dari membaca, tetapi juga diajarkan langsung cara membuat kue tradisional ini,” katanya.

Selain memperoleh pengalaman praktik, peserta juga mendapatkan e-sertifikat, akses resep eksklusif, serta kesempatan mencicipi hasil masakan bersama. Melalui kegiatan ini, Duta Baca Unimal menunjukkan bahwa literasi tidak hanya diwujudkan melalui aktivitas membaca, tetapi juga dapat diterapkan dalam pelestarian budaya dan pembelajaran yang lebih kontekstual bagi mahasiswa.

Nama Penulis : Fathullah Abid Lubis

Editor : Intan Nurain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *