Saling Menghargai Dinilai Jadi Kunci Mewujudkan Lingkungan Kampus yang Nyaman

Sosial

Source : Dena  (https://pin.it/7E5ymJ8Ww)

Lhokseumawe, 13 Juli 2026 —Sikap saling menghargai dinilai menjadi salah satu hal penting dalam menciptakan lingkungan kampus yang nyaman. Di tengah keberagaman karakter dan cara berpikir mahasiswa, sikap tersebut dianggap mampu membangun hubungan yang lebih baik serta menciptakan suasana yang harmonis dalam kehidupan kampus.

Sikap saling menghargai tidak hanya diterapkan saat mengikuti perkuliahan, tetapi juga dalam kegiatan organisasi, diskusi kelompok, maupun interaksi sehari-hari. Kebiasaan sederhana seperti menghargai pendapat orang lain, menjaga tutur kata, dan saling membantu dinilai dapat membuat hubungan antarmahasiswa menjadi lebih baik.

Salah seorang mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh, Nazila (21), mengatakan bahwa sikap saling menghargai membuat mahasiswa lebih nyaman saat berdiskusi maupun bekerja sama dengan teman.

“Menurut aku, di kampus itu wajar kalau pendapat orang beda-beda. Yang penting kita bisa saling menghargai. Soalnya kalau saling menghormati, mau diskusi atau kerja kelompok juga jadi lebih nyaman,”ujarnya, Senin (13/7/26).

Hal yang sama juga dirasakan nazwar  (22). Menurutnya, hubungan antarmahasiswa akan tetap terjaga apabila setiap orang mampu menghormati perbedaan dan menjaga sikap saat berinteraksi.

“Aku ngerasa kalau saling menghargai itu bikin hubungan sama teman lebih enak. Jadi walaupun ada perbedaan pendapat, nggak sampai jadi masalah. Kita tetap bisa saling memahami,” katanya, Senin (13/7/26).

Menurut keduanya, menciptakan lingkungan kampus yang nyaman bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak kampus, tetapi juga seluruh mahasiswa. Sikap sederhana seperti menghormati pendapat, menjaga sopan santun, dan menghargai perbedaan menjadi kebiasaan yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan adanya sikap saling menghargai, mahasiswa berharap suasana kampus tetap menjadi tempat yang nyaman untuk belajar, berdiskusi, berorganisasi, serta menjalin hubungan yang baik dengan sesama.

Penulis: Anis Ilyana
Editor: Iza Muzayana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *