
Sumber : Balqis (https://pin.it/WBzrPS4bj)
Lhokseumawe, 9 Juli 2026 –Memasuki semester akhir, sebagian mahasiswa mulai menghadapi berbagai tuntutan akademik, mulai dari penyusunan skripsi, bimbingan dengan dosen, hingga target menyelesaikan studi tepat waktu. Kondisi tersebut membuat sebagian mahasiswa berupaya mengelola stres agar tetap dapat menjalani proses perkuliahan dengan baik.
Setiap mahasiswa memiliki cara yang berbeda dalam menghadapi tekanan di semester akhir. Selain fokus menyelesaikan tugas akhir, mereka juga berusaha mengatur waktu, menjaga pola istirahat, dan meluangkan waktu untuk beristirahat sejenak agar tidak merasa terbebani.
Salah seorang mahasiswa semester akhir Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh, Salsabila (22), mengatakan bahwa tekanan di semester akhir memang tidak bisa dihindari. Namun, menurutnya, mengerjakan setiap tahapan secara bertahap membuat dirinya lebih tenang.
“Kadang memang capek karena banyak yang harus diselesaikan. Tapi aku lebih milih ngerjain satu per satu daripada dipikirin terus. Kalau semuanya dipikirin sekaligus, malah jadi makin stres,” ujarnya, Kamis (9/7).
Hal senada disampaikan oleh Akbar (23), mahasiswa semester akhir Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh. Menurutnya, menjaga keseimbangan antara mengerjakan skripsi dan meluangkan waktu untuk diri sendiri menjadi hal yang penting selama menjalani semester akhir.
“Menurut aku, sesekali istirahat juga perlu. Kadang kalau pikiran udah penuh, aku pilih jalan sebentar atau ngobrol sama teman. Habis itu baru lanjut lagi ngerjain, jadi rasanya lebih ringan,” katanya, Kamis (9/7).
Selain menyelesaikan tanggung jawab akademik, sebagian mahasiswa juga mulai membiasakan diri mengatur jadwal harian agar waktu untuk mengerjakan skripsi, mengikuti bimbingan, dan beristirahat tetap seimbang. Cara tersebut dinilai membantu mereka tetap produktif tanpa mengabaikan kondisi fisik maupun mental.
Membagi waktu secara teratur serta menjaga keseimbangan antara akademik dan waktu istirahat, mahasiswa berharap dapat menyelesaikan studi tepat waktu tanpa mengabaikan kesehatan fisik maupun mental.
Jurnalis : Anis Ilyana
Editor : Iza Muzayana