
LHOKSEUMAWE – Tim Nasional Voli Putra Indonesia kembali bersiap menghadapi persaingan sengit di ajang SEA V.League 2026 yang akan berlangsung pada 15–19 Juli 2026 di Candon City, Filipina. Sebagai salah satu kekuatan utama bola voli Asia Tenggara, Indonesia datang dengan target mempertahankan prestasi sekaligus membuka jalan menuju gelar juara musim ini.
Kepercayaan diri skuad Merah Putih meningkat setelah tampil impresif dalam turnamen internasional sebelumnya. Sejumlah pemain andalan seperti Farhan Halim, Boy Arnez Arabi, Alfin Daniel Pratama, Hendra Kurniawan, dan Muhammad Reyhan kembali menjadi tulang punggung tim yang ditangani pelatih Reidel Gonzales Toiran.
Pada leg pertama, Indonesia tergabung di grup bersama Filipina dan Kamboja. Pertandingan perdana akan mempertemukan Indonesia dengan Kamboja pada 16 Juli, sebelum menghadapi tuan rumah Filipina sehari kemudian. Dua laga tersebut menjadi penentu langkah Indonesia menuju babak semifinal dan final.
Meski berstatus sebagai salah satu favorit juara, Indonesia dipastikan tidak akan menghadapi jalan mudah. Filipina yang tampil di hadapan pendukung sendiri diprediksi memberikan perlawanan sengit, sementara Thailand dan Vietnam tetap menjadi pesaing kuat dalam perebutan gelar SEA V.League tahun ini.
Pelatih Reidel Gonzales Toiran menekankan pentingnya menjaga fokus dan konsistensi permainan sejak laga pertama. Menurutnya, setiap pertandingan di SEA V.League memiliki tingkat persaingan yang tinggi sehingga tim harus tampil disiplin dalam bertahan maupun menyerang.
Dukungan masyarakat Indonesia diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk memberikan penampilan terbaik. Setelah leg pertama di Filipina, kompetisi akan berlanjut ke leg kedua di Indonesia pada 22–26 Juli 2026, yang sekaligus menjadi kesempatan emas bagi tim Merah Putih tampil di hadapan publik sendiri.
Dengan komposisi pemain berpengalaman dan semangat juang tinggi, Timnas Voli Putra Indonesia optimistis mampu kembali mengukir prestasi di SEA V.League 2026 serta mengharumkan nama bangsa di kancah bola voli Asia Tenggara.
Jurnalis:Muhammad Reza Syah
Editor: M Afandi Tawar Miko