Penggunaan QRIS Semakin Meningkat, Mahasiswa Merasa Transaksi Lebih Praktis

Sosial

Source :  https://pin.it/6uthge5p5

Lhokseumawe, 8 Juli 2026 – Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS) Indonesia semakin digunakan oleh masyarakat termasuk kalangan mahasiswa, sebagai cara pembayaran non tunai dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Kemudahan dalam bertransaksi membuat QRIS kini digunakan secara luas untuk pembayaran di kantin, kedai kopi, tempat fotokopi, maupun berbagai usaha kecil di sekitar lingkungan kampus.

Menurut data Bank Indonesia, jumlah transaksi QRIS di Indonesia terus bertambah setiap tahunnya seiring berkembangnya sistem pembayaran digital di negeri ini. Penambahan ini dipengaruhi oleh semakin banyaknya pengusaha yang menawarkan layanan pembayaran menggunakan QRIS dan meningkatnya keinginan masyarakat untuk menggunakan transaksi tanpa uang tunai.

Di lingkungan kampus, penggunaan QRIS dianggap dapat mempercepat proses pembayaran. Mahasiswa tidak perlu lagi membawa uang tunai atau menunggu uang kembalian karena transaksi bisa dilakukan hanya dengan memindai kode QR menggunakan aplikasi mobile banking atau dompet digital.

Salah satu mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi, Nabila (20), mengatakan bahwa ia lebih sering menggunakan QRIS daripada uang tunai saat membeli makanan di kantin kampus.

“Kalau pake QRIS lebih gampang. Tinggal scan, masukkin jumlah uang yang diperlukan, terus bayar. Ngga ribet cari uang kecil atau nunggu kembalian,” ujarnya saat ditemui di sekitar kampus, Rabu (8/7).

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Rizky (21), seorang mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Menurutnya, hampir semua tempat yang biasa dia kunjungi sekarang sudah menawarkan fasilitas pembayaran dengan menggunakan QRIS.

“Sekarang hampir semua tempat yang sering aku kunjungi udah menggunakan QRIS. Jadi lebih praktis karena cukup pake handphone. Apalagi kalo gak bawa uang tunai,” katanya.

Meski begitu, para mahasiswa berharap kualitas internet tetap bagus agar transaksi digital bisa berjalan dengan lancar. Mereka juga meminta kepada pengguna lain untuk selalu memastikan jumlah pembayaran yang benar sebelum mengakhiri transaksi agar tidak terjadi kesalahan pembayaran.

Peningkatan penggunaan QRIS menunjukkan bahwa pembayaran digital kian menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama kalangan generasi muda. QRIS diperkirakan tetap menjadi salah satu cara pembayaran yang sering digunakan dalam berbagai kegiatan sehari-hari karena menawarkan kemudahan, kecepatan, dan keamanan.

Jurnalis    : Deby Amelia Putri

Editor       : Adelia Finanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *