Kesadaran Pentingnya Kesehatan Mental di Kalangan Mahasiswa Semakin Meningkat

Sosial

Sumber: Pinterest

Lhokseumawe, 26 Juni 2026 — Kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan mental terus menunjukkan peningkatan. Di tengah berbagai tuntutan akademik, organisasi, hingga persoalan pribadi, mahasiswa kini semakin terbuka dalam membahas kondisi psikologis mereka dan mulai memahami pentingnya menjaga kesehatan mental selama menjalani perkuliahan.

Peningkatan kesadaran ini terlihat dari semakin banyaknya mahasiswa yang membagikan informasi terkait kesehatan mental di media sosial, mengikuti seminar atau diskusi tentang kesehatan mental, serta lebih berani mencari dukungan ketika menghadapi tekanan selama masa kuliah.

Rahmawati (20), mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh, mengatakan bahwa mahasiswa saat ini sudah lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan mental dibandingkan beberapa tahun sebelumnya

“Kalau dibandingkan dulu, sekarang mahasiswa lebih sadar soal kesehatan mental. Banyak teman-teman yang mulai terbuka cerita kalau lagi stres atau capek secara mental. Jadi nggak dipendam sendiri lagi,” ujarnya saat diwawancarai, Jumat (26/6/2026).  

Menurutnya, tekanan akademik seperti tugas, ujian, dan tuntutan untuk berprestasi sering menjadi penyebab stres di kalangan mahasiswa. Namun, meningkatnya akses informasi membuat mahasiswa lebih mudah memahami cara mengelola tekanan tersebut.

Pendapat serupa disampaikan Muhammad Fadhil (22),  mahasiswa Administrasi Publik Universitas Malikussaleh. Ia menilai perkembangan media sosial turut berperan dalam meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai kesehatan mental.

“Menurut aku sih, media sosial juga cukup membantu karena banyak konten yang membahas kesehatan mental. Dari situ mahasiswa jadi lebih paham cara mengenali tanda-tanda stres dan tahu harus ngapain kalau lagi merasa tertekan,” ujarnya, Jumat (26/6/2026).

Fadhil menambahkan bahwa lingkungan pertemanan yang suportif juga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan mental mahasiswa. Menurutnya, dukungan dari teman sebaya dapat membantu seseorang menghadapi berbagai tekanan selama menjalani perkuliahan.

Meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan mental dinilai sebagai perkembangan positif di lingkungan kampus. Mahasiswa kini tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga mulai memperhatikan kesejahteraan psikologis sebagai bagian penting dari kehidupan perkuliahan.

Meski demikian, mahasiswa berharap edukasi mengenai kesehatan mental terus ditingkatkan agar semakin banyak mahasiswa yang memahami pentingnya menjaga kondisi psikologis dan tidak ragu untuk mencari bantuan ketika mengalami kesulitan.

Jurnalis: Iza Muzayana

Editor: Anis Ilyana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *