
Souce: Dikoding Indonesia
Lhokseumawe, 8 Juli 2026 –Deadline adalah batas waktu atau tenggat akhir yang ditetapkan agar suatu tugas dapat diselesaikan dan dikumpulkan tepat waktu. Dalam dunia perkuliahan, deadline seharusnya menjadi pengingat untuk menyelesaikan pekerjaan, bukan menjadi alasan untuk baru memulai mengerjakan tugas.
Namun, kenyataannya masih banyak mahasiswa yang memiliki kebiasaan menunda pekerjaan hingga mendekati batas pengumpulan. Tidak sedikit yang baru mulai mengerjakan tugas pada H-1, bahkan beberapa jam sebelum deadline berakhir. Akibatnya, tugas dikerjakan secara terburu-buru, kurang maksimal, kehilangan fokus, hingga harus bergadang semalaman demi menyelesaikannya.
Kebiasaan menunda pekerjaan atau prokrastinasi akademik bukan sekadar persoalan manajemen waktu, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental. Rasa cemas, stres, serta kelelahan akibat kurang tidur sering kali muncul ketika tugas menumpuk dan harus diselesaikan dalam waktu singkat.
Berdasarkan laporan American Psychological Association (APA), “stres akibat tuntutan akademik dan kebiasaan menunda pekerjaan dapat berdampak pada kualitas tidur, konsentrasi, dan produktivitas seseorang.” Sementara itu, penelitian yang dipublikasikan dalam Frontiers in Psychology juga menunjukkan bahwa prokrastinasi berkaitan dengan meningkatnya tingkat stres, kecemasan, dan penurunan kesejahteraan psikologis mahasiswa.
Selain berdampak pada kesehatan, mengerjakan tugas secara mendadak juga berpengaruh terhadap kualitas hasil pekerjaan. Ide yang sebenarnya bisa dikembangkan menjadi lebih baik sering kali tidak sempat dipikirkan secara matang karena waktu yang terbatas. Akibatnya, tugas hanya dikerjakan sekadar selesai, bukan menghasilkan karya yang maksimal.
Agar kebiasaan tersebut dapat dihindari, mahasiswa dapat mulai membagi tugas menjadi beberapa bagian kecil, membuat jadwal pengerjaan sejak tugas diberikan, serta menetapkan target harian. Dengan cara ini, beban pekerjaan menjadi lebih ringan dan tidak menumpuk menjelang deadline.
Pada akhirnya, deadline bukanlah alarm untuk mulai bekerja, melainkan batas akhir dari proses yang seharusnya sudah dipersiapkan sejak awal. Mengelola waktu dengan baik tidak hanya membantu menghasilkan tugas yang lebih berkualitas, tetapi juga menjaga kesehatan, mengurangi stres, dan membentuk sikap disiplin yang akan bermanfaat hingga dunia kerja nanti.
Jurnalis : Oca Urlia
Editor : Dani Aditya