
Sourch: Aceh Tamiang, Kuala Simpang
Lhokseumawe, 14 Juli 2026 – Program magang atau Kerja Praktik (KP) menjadi salah satu tahapan penting yang harus dilalui mahasiswa sebelum menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi. Selain menjadi syarat akademik, program ini juga memberikan pengalaman kerja nyata yang membantu mahasiswa memahami dunia profesional.
Melalui magang, mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik di lapangan. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengembangkan keterampilan teknis (hard skills) dan kemampuan komunikasi, kerja sama, serta pemecahan masalah (soft skills) yang dibutuhkan di dunia kerja.
Selain menambah pengalaman, magang membantu mahasiswa mengenal budaya kerja, etika profesional, serta meningkatkan rasa tanggung jawab. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting agar lulusan lebih siap menghadapi persaingan kerja yang semakin kompetitif.
Pengalaman tersebut turut dirasakan oleh Nadira Ulfa, mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Politeknik Negeri Lhokseumawe. Menurutnya, magang memberikan banyak pembelajaran yang tidak diperoleh selama mengikuti perkuliahan.
“Benar, Kak. Magang membawa banyak pengalaman. Saat saya magang di pabrik kelapa sawit, banyak hal yang sebelumnya tidak kami pelajari di kampus justru diajarkan langsung di lapangan. Bahkan, saat mendaftar magang kami juga ditanya apakah memiliki pengalaman bekerja, pernah turun ke lapangan, dan mampu bersosialisasi dengan masyarakat. Dari situ saya menyadari bahwa pengalaman magang sangat berpengaruh bagi mahasiswa,” ujarnya.
Meski demikian, mahasiswa juga dihadapkan pada tantangan untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja baru dan membagi waktu antara kegiatan magang, penyusunan laporan, serta tugas perkuliahan. Oleh karena itu, persiapan yang matang dan sikap profesional menjadi kunci agar pelaksanaan magang dapat berjalan dengan baik.
Pada akhirnya, program magang maupun Kerja Praktik tidak hanya menjadi kewajiban akademik, tetapi juga menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Pengalaman tersebut diharapkan mampu membentuk lulusan yang lebih kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Jurnalis: Ulfa Ramadhani
Editor: Ade Husnun Ziqra