Mahasiswa Unimal Nilai AI Bantu Pembelajaran, tetapi Berpotensi Kurangi Kreativitas

Pendidikan

sumber: google/IPB University

Lhokseumawe, 02/07/2026 — Penggunaan Artificial Intelligence (AI) semakin banyak dimanfaatkan mahasiswa Universitas Malikussaleh sebagai penunjang kegiatan belajar. Meski dinilai mempermudah pencarian referensi dan pemahaman materi, penggunaan AI juga memunculkan kekhawatiran terhadap menurunnya kreativitas dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.

Di lingkungan Universitas Malikussaleh, penggunaan AI seperti ChatGPT sudah menjadi hal yang umum di kalangan mahasiswa. Sebagian mahasiswa mengaku memanfaatkan AI sebagai alat bantu untuk mencari informasi, memahami materi kuliah, dan memperoleh referensi sebelum mengerjakan tugas secara mandiri.

Salah satu mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Unimal semester enam, Siti, mengatakan bahwa AI sangat membantu ketika mengalami kesulitan memahami materi kuliah.

“AI memudahkan saya mencari referensi dan mendapatkan gambaran awal tentang materi yang sedang dipelajari. Namun, saya tetap berusaha membaca jurnal dan buku agar pemahaman saya lebih mendalam,” ujarnya.

Pendapat berbeda disampaikan oleh Riska, mahasiswa Fakultas Teknik. Menurutnya, penggunaan AI secara berlebihan dapat membuat mahasiswa menjadi kurang kreatif karena terlalu bergantung pada jawaban yang dihasilkan oleh teknologi.

“Kalau semua tugas langsung dibuat menggunakan AI tanpa dipahami terlebih dahulu, lama-kelamaan kemampuan berpikir dan kreativitas mahasiswa bisa berkurang. AI sebaiknya dijadikan alat bantu, bukan pengganti proses belajar,” katanya.

Perbedaan pandangan tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan bergantung pada cara mahasiswa menggunakannya. AI dapat menjadi pendukung proses belajar apabila dimanfaatkan secara bijak, namun tetap diperlukan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas agar teknologi tidak menggantikan proses belajar itu sendiri.Penulis : Intan Nuraini

Penulis: Intan Nuraini

Editor : Fathullah Abid Lubis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *