
Foto: Mahasiswa membeli buket untuk mengadiri undangan akademik (Sidang)
Lhokseumawe, 30 Juni – Buket bunga semakin diminati mahasiswa sebagai pelengkap dalam merayakan momen sidang skripsi. Fenomena ini terlihat di lingkungan Universitas Malikussaleh, Kota Lhokseumawe, di mana banyak mahasiswa membawa buket bunga untuk sesi foto usai dinyatakan lulus sidang maupun sebagai hadiah bagi teman yang berhasil menyelesaikan ujian akhir.
Bagi sebagian mahasiswa, buket tidak lagi sekadar hadiah, tetapi telah menjadi bagian dari perayaan atas pencapaian akademik. Beragam desain dan warna buket dipilih untuk melengkapi dokumentasi bersama keluarga, sahabat, dan dosen pembimbing setelah sidang berlangsung.
Salah seorang mahasiswa, Nadia (21), mengatakan dirinya sengaja membeli buket untuk mengabadikan momen yang dinilai hanya terjadi sekali dalam hidup.
“Rugi saja kalau momen yang mungkin cuma sekali seumur hidup tidak diabadikan pakai buket untuk foto-foto cantik. Setelah itu buketnya juga bisa dipajang sebagai kenang-kenangan,” ujarnya.
Menurut Nadia, buket menjadi pelengkap yang membuat hasil foto lebih menarik sekaligus menyimpan nilai sentimental sebagai pengingat perjuangan menyelesaikan studi.
Tren tersebut turut berdampak pada meningkatnya permintaan buket di toko florist. Pemilik toko buket di Lhokseumawe, Yohana, mengatakan musim seminar proposal, sidang skripsi, hingga wisuda menjadi periode paling sibuk bagi usahanya. “Orderan buket memang selalu ramai, apalagi saat musim seminar proposal dan sidang. Kalau sudah musim wisuda, jumlah pesanan bisa meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan hari biasa,” kata Yohana.
Ia menjelaskan bahwa sebagian besar konsumennya merupakan mahasiswa yang memesan buket bunga sebagai properti foto atau hadiah untuk teman yang baru menyelesaikan sidang. Menurutnya, tren tersebut terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir seiring berkembangnya kebiasaan mahasiswa membagikan momen kelulusan melalui media sosial.
Fenomena penggunaan buket saat sidang menunjukkan perubahan gaya hidup mahasiswa dalam merayakan pencapaian akademik. Jika dahulu dokumentasi kelulusan cukup dilakukan dengan membawa map skripsi, kini buket menjadi pelengkap yang dianggap mampu memberikan sentuhan estetik sekaligus menjadi kenang-kenangan setelah menyelesaikan salah satu tahapan penting dalam perjalanan pendidikan.
Penulis : Mauliana
Editor : Raja Ibadias Syakur