
Source: Mavigadget, https://pin.it/4U8VLma56
Lhokseumawe, 2 Juli 2026 – Gaya hidup yang kurang sehat masih menjadi kebiasaan sebagian mahasiswa yang tinggal di kos. Pola makan yang tidak teratur, sering mengonsumsi makanan instan, serta kebiasaan begadang dinilai menjadi faktor yang menyebabkan kondisi kesehatan anak kos semakin menurun.
Menurut Nabila Putri (20), mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh, kesibukan kuliah sering membuatnya mengabaikan waktu makan dan waktu istirahat.
“Kadang kalau lagi banyak tugas, aku sering telat makan dan tidurku jadi ga teratur. Akibatnya badan jadi gampang capek dan konsentrasi waktu kuliah juga berkurang,” Katanya pada saat wawancara, Kamis (2/7/26).
Hal serupa disampaikan oleh Muhammad Rizki (22), mahasiswa semester akhir Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh. Ia mengatakan bahwa banyak mahasiswa memilih makanan instan karena lebih praktis dan hemat, meskipun menyadari kebiasaan tersebut kurang baik bagi kesehatan.
“Anak kos biasanya pilih makanan yang cepat dan murah. Mie instan atau makanan siap saji sering jadi pilihan karena praktis, padahal kalau terlalu sering dikonsumsi pasti kurang bagus untuk kesehatan,” ujarnya, Kamis (2/7/26).
Padatnya aktivitas perkuliahan, tugas, dan kegiatan organisasi membuat sebagian mahasiswa kesulitan menerapkan pola hidup sehat. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kelelahan, menurunnya daya tahan tubuh, hingga gangguan kesehatan seperti maag dan kurang tidur apabila berlangsung dalam jangka waktu yang lama.
Untuk menjaga kesehatan, sejumlah mahasiswa mulai membiasakan diri mengatur jadwal makan, memperbanyak konsumsi makanan bergizi, berolahraga ringan, serta mengurangi kebiasaan begadang. Langkah tersebut dinilai dapat membantu menjaga kebugaran tubuh di tengah padatnya aktivitas perkuliahan.
Mahasiswa berharap kesadaran akan pentingnya menerapkan pola hidup sehat semakin meningkat sehingga mereka dapat menjalani aktivitas akademik dengan kondisi fisik yang prima dan terhindar dari berbagai masalah kesehatan.
Penulis : Adelia Finanda
Editor : Deby Amelia Putri