
Source : ZME science (https://pin.it/5PQo2Vroc)
Lhokseumawe, 6 Juli 2026 – Fenomena attention span di antara generasi muda menjadi perhatian sejumlah mahasiswa Ilmu Komunikasi di Universitas Malikussaleh (Unimal). Kebiasaan mengakses konten singkat di platform media sosial dianggap memberikan dampak pada cara generasi muda menerima informasi serta mempertahankan konsentrasi dalam aktivitas sehari-hari.
Salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi Unimal, Azalia Rizkita, menyatakan bahwa perubahan dalam pola konsumsi media merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan berkurangnya kemampuan fokus di kalangan generasi muda saat ini.
“Orang-orang sekarang lebih sering nonton video singkat yang hanya berdurasi beberapa detik. Lama kelamaan, otak kita terbiasa dengan rangsangan yang cepat, sehingga saat kita perlu konsentrasi dalam waktu yang lama, kayak baca artikel atau ngedengerin penjelasan dosen, itu jadi mudah bosan,” katanya dalam wawancara pada hari Senin (6/7/26).
Ia juga menambahkan, ia merasakan hal yang sama sebagai mahasiswa yang aktif di media sosial. Baginya, penting untuk memiliki kesadaran individu untuk membatasi konsumsi konten instan agar kemampuan fokus tidak semakin menurun.
Pendapat serupa juga disampaikan mahasiswa Ilmu Komunikasi Unimal yang lain, Anis Ilyana. Ia berpendapat algoritma dari platform digital dirancang untuk membuat pengguna terus beralih dari satu konten ke konten lainnya dalam waktu singkat, sehingga secara tidak langsung menciptakan kebiasaan berpikir yang cepat tetapi dangkal.
“Dari perspektif ilmu komunikasi, ini bukan hanya tentang kebiasaan individu, tapi juga terkait bagaimana media dirancang agar perhatian kita hanya tertahan sebentar. Akibatnya, kita kurang terbiasa dalam berpikir secara mendalam atau menganalisis sesuatu dengan utuh,” ucap Anis.
Anis berharap agar kampus dan lembaga pendidikan lebih aktif dalam memberikan pendidikan literasi digital, serta mendorong mahasiswa untuk lebih terbiasa mengonsumsi konten yang lebih panjang dan bermakna sebagai bagian dari upaya menjaga kemampuan fokus.
Fenomena penurunan rentang perhatian ini sejalan dengan berbagai penelitian yang menunjukkan bahwa kebiasaan menggunakan media sosial dalam format singkat dapat memengaruhi pola konsentrasi penggunanya, khususnya di kalangan pelajar dan mahasiswa.
Kedua mahasiswa ini berharap agar isu ini bisa menjadi perhatian bersama, baik dari individu maupun lingkungan akademik, agar generasi muda tetap bisa berpikir kritis di tengah derasnya arus informasi digital.
Penulis : Adelia Finanda
Editor : Deby Amelia Putri